• satudetik.online: cepat dan akurat • ekonomi global melonjak • teknologi baru seagma presence dirilis • timnas menang besar •

Billboard Space Iklan Premium

Posisi teratas paling strategis dengan impresi tertinggi. Tingkatkan jangkauan merek Anda di satudetik.online.

Hubungi Redaksi Kami
LumajangSerba Serbi

Bukan Soal Juara! 40 Kg Lele dan 4 "Master" Jumbo Satukan Warga Rowocangkring Lumajang

PENULIS: Binar
EDITOR: Teguh Eko Januari
23 Agustus 2026
1031 VIEWS
Dengarkan BeritaAudio AI

Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis

Bukan Soal Juara! 40 Kg Lele dan 4 "Master" Jumbo Satukan Warga Rowocangkring Lumajang

Pahing, Warga Dusun Rowocangkring menunjukkan hasil pancingannya.

Lumajang, satudetik.onlineSemangat kemerdekaan terasa kental di Dusun Rowocangkring, Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang.

Warga Perumahan Plataran Randu Regency berkolaborasi dengan warga setempat menggelar lomba mancing lele gratis untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia.

Kegiatan yang digelar di tengah terik matahari itu berhasil menyedot antusiasme warga. Panitia menyiapkan lebih dari 40 kilogram ikan lele yang ditebar ke kolam dalam empat tahap.

“Yang penting warga senang. Saya hanya memfasilitasi agar tali silaturahmi terjalin,” ujar Pak Herman, yang sejak awal memandu jalannya lomba melalui pengeras suara.

Daya tarik utama lomba ini adalah 4 ekor ikan lele “master” berukuran jumbo yang disiapkan panitia sebagai hadiah utama.

Proses penebaran dilakukan menggunakan jaring dan jerigen besar, seperti tampak dalam dokumentasi di lokasi.

1000826614.webp

Lomba ini tidak menentukan juara. Peserta diperbolehkan memancing sebanyak-banyaknya dan boleh membawa lebih dari satu joran. Aturan santai inilah yang membuat suasana semakin cair.

“Acara begini yang seru guyonannya. Yang dapat kecil atau sedikit langsung jadi bahan candaan,” kata Amin, warga Perumahan Plataran Randu Regency.

Salah satu peserta, Pahing, warga Dusun Rowocangkring, bahkan berhasil mengangkat seekor lele “master” jumbo ke darat. Keberuntungan memang menjadi kunci, bukan hanya keahlian.

“Dulu Abah Qodir dapat paling banyak, sekarang biasa saja bahkan kalah dengan yang lain,” ujar salah satu panitia sambil tertawa.

Menurut panitia, lomba mancing lele ini sudah menjadi agenda tahunan. Selain sebagai hiburan, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat kebersamaan dan menumbuhkan semangat gotong royong antarwarga.

Kolaborasi antara warga Perumahan Plataran Randu Regency dan warga Dusun Rowocangkring ini menjadi bukti bahwa perayaan kemerdekaan tidak harus mewah. Cukup dengan kolam, kail, dan 40 kilogram lele, semangat 17 Agustus tetap bisa menyala.(Binar)

Bagaimana Tanggapan Anda?

Beri reaksi singkat untuk artikel ini. Klik kembali untuk membatalkan.

Kembali ke Indeks

Berita Terkait

Rekomendasi Redaksi

Billboard Space Iklan Premium

Posisi teratas paling strategis dengan impresi tertinggi. Tingkatkan jangkauan merek Anda di satudetik.online.

Hubungi Redaksi Kami