• satudetik.online: cepat dan akurat • ekonomi global melonjak • teknologi baru seagma presence dirilis • timnas menang besar •

Billboard Space Iklan Premium

Posisi teratas paling strategis dengan impresi tertinggi. Tingkatkan jangkauan merek Anda di satudetik.online.

Hubungi Redaksi Kami
LumajangWisata dan Kuliner

Tumpak Sewu Tak Hanya Menyuguhkan Keindahan, Layanan Gendong Gratis Jadi Bukti Kepedulian Pengelola

PENULIS: Bernad
EDITOR: Teguh Eko Januari
4 Agustus 2026
1004 VIEWS
Dengarkan BeritaAudio AI

Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis

Tumpak Sewu Tak Hanya Menyuguhkan Keindahan, Layanan Gendong Gratis Jadi Bukti Kepedulian Pengelola

Lumajang, satudetik.online – Gemuruh air yang jatuh dari tebing setinggi ratusan meter selalu menjadi daya tarik utama Air Terjun Tumpak Sewu.

Namun, di balik pesona alam yang memukau itu, ada cerita lain yang kerap luput dari perhatian wisatawan, yaitu kepedulian para pengelola terhadap keselamatan setiap pengunjung.

Perjalanan menuju dasar Sungai Glidik memang menawarkan pengalaman yang tak terlupakan. Jalur berupa anak tangga, bebatuan, hingga tebing yang harus dilalui menjadi bagian dari petualangan menikmati keindahan Tumpak Sewu. Namun, tidak semua wisatawan memiliki kondisi fisik yang cukup kuat untuk kembali menaiki jalur tersebut.

Dalam kondisi seperti itulah, pengelola kawasan wisata hadir memberikan bantuan. Bukan dengan tarif khusus ataupun layanan komersial, melainkan dengan menggendong wisatawan yang sudah tidak sanggup melanjutkan perjalanan hingga ke jalur keluar. Semua dilakukan tanpa dipungut biaya.

Pengelola Air Terjun Tumpak Sewu, Ciko, menegaskan bahwa layanan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap keselamatan pengunjung.

“Jadi ini bukan jasa yang kami sediakan, tetapi ini layanan kami agar wisatawan bisa menikmati air terjun dan kembali dengan selamat. Layanan ini gratis, kami tidak meminta upah kepada pengunjung yang kami bantu,” ujarnya, Selasa (4/8/2026).

Menurut Ciko, kondisi tersebut sebenarnya cukup jarang terjadi. Dari sekitar 500 wisatawan yang datang, rata-rata hanya dua hingga tiga orang yang benar-benar membutuhkan bantuan karena kelelahan saat harus kembali menaiki jalur dari dasar Sungai Glidik.

Meski jumlahnya sedikit, pengelola memilih untuk tidak membiarkan wisatawan menghadapi kesulitan sendirian.

“Paling dari 500 wisatawan hanya dua sampai tiga orang yang tidak kuat. Yang seperti ini kan tidak mungkin kami biarkan begitu saja, jadi kami bantu untuk naik,” katanya.

Meski demikian, pengelola tetap mengingatkan setiap pengunjung agar mempersiapkan kondisi fisik sebelum memutuskan turun ke dasar Sungai Glidik. Jalur yang dilalui saat turun merupakan jalur yang sama ketika kembali naik, sehingga membutuhkan tenaga dan stamina yang cukup.

Bagi pengelola, pengalaman wisata bukan hanya soal menikmati panorama air terjun yang megah, tetapi juga memastikan setiap pengunjung pulang dengan rasa aman dan membawa kesan yang menyenangkan.

“Kami ingin menjaga semua wisatawan agar bisa menikmati air terjun yang indah ini, pulang dengan bahagia, dan benar-benar menikmati keindahan Tumpak Sewu,” pungkas Ciko. (Bernad)

Bagaimana Tanggapan Anda?

Beri reaksi singkat untuk artikel ini. Klik kembali untuk membatalkan.

Kembali ke Indeks

Berita Terkait

Rekomendasi Redaksi

Billboard Space Iklan Premium

Posisi teratas paling strategis dengan impresi tertinggi. Tingkatkan jangkauan merek Anda di satudetik.online.

Hubungi Redaksi Kami