Kapolres Lumajang Terima Silaturahmi Ketua Umum DPP Madas Sedarah, Perkuat Sinergi Kamtibmas
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Lumajang, satudetik.online - Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Lumajang tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian.
Peran organisasi kemasyarakatan (ormas) dan berbagai elemen masyarakat dinilai penting untuk membangun lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.
Hal tersebut menjadi salah satu pokok pembahasan dalam pertemuan antara Kapolres Lumajang, AKBP Riki Yariandi, S.H., S.I.K., M.H., dengan Ketua Umum DPP Madas Sedarah beserta jajaran pengurus di Lobi Utama Mapolres Lumajang, Rabu (12/8/2026).
Pertemuan yang dikemas dalam agenda silaturahmi dan audiensi tersebut menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi sekaligus menyamakan langkah antara kepolisian dan organisasi kemasyarakatan dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Lumajang.
Didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Lumajang, AKBP Riki Yariandi menerima rombongan DPP Madas Sedarah dalam suasana terbuka.
Dialog berlangsung secara interaktif dengan membahas sejumlah hal yang berkaitan dengan kondisi kamtibmas serta pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Bagi kepolisian, kemitraan dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan sistem keamanan yang tidak hanya bertumpu pada tindakan kepolisian, tetapi juga mengedepankan pencegahan dan partisipasi publik.
AKBP Riki Yariandi menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian DPP Madas Sedarah terhadap situasi keamanan di Kabupaten Lumajang.
Menurutnya, komunikasi yang terjalin antara kepolisian dan ormas dapat menjadi modal penting dalam membangun kepedulian bersama terhadap persoalan sosial dan keamanan.
"Kami menyampaikan apresiasi atas kunjungan Ketua Umum beserta jajaran pengurus DPP Madas Sedarah. Sinergitas antara kepolisian dan organisasi kemasyarakatan merupakan pilar penting dalam menciptakan kondusivitas daerah," ujar AKBP Riki Yariandi.
Kapolres menegaskan, menjaga stabilitas keamanan membutuhkan keterlibatan seluruh komponen masyarakat. Kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang dapat muncul di tengah masyarakat.
Oleh karena itu, keberadaan organisasi kemasyarakatan diharapkan tidak hanya menjadi wadah sosial, tetapi juga mampu menjadi mitra strategis kepolisian dalam menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, membangun kepedulian warga, dan membantu menciptakan suasana yang harmonis di tengah masyarakat.
"Stabilitas keamanan tidak dapat hanya bertumpu pada kepolisian. Kami mengajak seluruh elemen DPP Madas Sedarah untuk aktif berpartisipasi dan bergandengan tangan membentengi wilayah Lumajang dari berbagai potensi gangguan kamtibmas," tegasnya.
Dalam konteks tersebut, komunikasi antara aparat dan kelompok masyarakat menjadi penting. Ruang dialog memungkinkan berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat dapat dibicarakan sejak dini sehingga potensi konflik maupun gangguan keamanan dapat ditekan melalui langkah-langkah yang lebih persuasif dan kolaboratif.
Silaturahmi tersebut sekaligus menunjukkan komitmen Polres Lumajang untuk membangun pola kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat.
Kepolisian membuka ruang komunikasi agar persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban dapat ditangani secara bersama-sama.
AKBP Riki Yariandi berharap hubungan yang terbangun dengan DPP Madas Sedarah dapat terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Polres Lumajang senantiasa terbuka untuk berkolaborasi dengan seluruh lapisan masyarakat. Kami berharap kemitraan ini dapat memberikan dampak positif yang nyata serta rasa aman bagi seluruh warga," pungkasnya.
Dengan semakin kuatnya komunikasi antara kepolisian dan organisasi kemasyarakatan, upaya menciptakan Lumajang yang aman dan kondusif diharapkan tidak hanya menjadi program institusi, tetapi juga menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. (Bernad)
Bagaimana Tanggapan Anda?
Beri reaksi singkat untuk artikel ini. Klik kembali untuk membatalkan.
