• satudetik.online: cepat dan akurat • ekonomi global melonjak • teknologi baru seagma presence dirilis • timnas menang besar •

Billboard Space Iklan Premium

Posisi teratas paling strategis dengan impresi tertinggi. Tingkatkan jangkauan merek Anda di satudetik.online.

Hubungi Redaksi Kami
Lumajang

Gebyar Seni Inklusi di Klanting, Panggung Kemerdekaan yang Memberi Ruang bagi Penyandang Disabilitas

PENULIS: Bernad
EDITOR: Teguh Eko Januari
26 Agustus 2026
1013 VIEWS
Dengarkan BeritaAudio AI

Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis

Gebyar Seni Inklusi di Klanting, Panggung Kemerdekaan yang Memberi Ruang bagi Penyandang Disabilitas

Lumajang, satudetik.onlineSemarak peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia di Desa Klanting, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, akan diwarnai panggung seni yang berbeda.

Warga akan disuguhi Gebyar Seni Inklusi yang menghadirkan penyandang disabilitas untuk tampil dan menunjukkan kreativitasnya.

Kegiatan yang digelar di RT 01 RW 03 Dusun Wringinsari, Desa Klanting, tersebut menjadi wadah bagi para penyandang disabilitas untuk berkarya sekaligus ikut merasakan kemeriahan momentum kemerdekaan.

Panggung hiburan akan dimeriahkan MZ Elektron dan LPM Musik dengan menampilkan sejumlah talenta penyandang disabilitas.

Di antaranya Zamroni sebagai pemain elektron, serta Vivi, Ani, dan Monica yang merupakan penyandang disabilitas netra.

Tidak hanya itu, Alan, penyandang disabilitas daksa sekaligus warga Klanting, juga akan turut tampil menghibur masyarakat. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berkarya.

CEO satudetik.online, Hariyanto, S.Pd., mengatakan, Gebyar Seni Inklusi tersebut diharapkan mampu membuka ruang yang lebih luas bagi penyandang disabilitas untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitasnya.

“Semangat kemerdekaan harus dirasakan oleh semua masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan kesempatan yang sama bagi teman-teman disabilitas untuk berkarya, tampil, dan menghibur masyarakat,” ujar Hariyanto, Rabu, 26 Agustus 2026.

Sementara itu, Ketua Panitia, Arifin, menuturkan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi panggung hiburan, tetapi juga membawa pesan tentang kebersamaan dan kesetaraan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa setiap orang memiliki kemampuan dan potensi. Semoga kegiatan ini dapat berjalan lancar serta menjadi hiburan sekaligus memberikan semangat inklusi kepada masyarakat,” kata Arifin.

Gebyar Seni Inklusi ini diinisiasi oleh Arifin dan Hariyanto dengan mengusung semangat bersama berkarya, bersama menghibur, dan bersama membangun lingkungan yang inklusif.(Bernad)

Bagaimana Tanggapan Anda?

Beri reaksi singkat untuk artikel ini. Klik kembali untuk membatalkan.

Kembali ke Indeks

Berita Terkait

Rekomendasi Redaksi

Billboard Space Iklan Premium

Posisi teratas paling strategis dengan impresi tertinggi. Tingkatkan jangkauan merek Anda di satudetik.online.

Hubungi Redaksi Kami