Komisi B DPRD Lumajang Soroti Pengelolaan Selokambang, PAD Baru Capai 55 Persen
Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis
Lumajang, satudetik.online — Komisi B DPRD Kabupaten Lumajang melakukan kunjungan kerja ke Objek Wisata Selokambang pada Rabu, 2 September 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi pengelolaan sekaligus menggali potensi pengembangan destinasi wisata unggulan di Kabupaten Lumajang.
Dalam kunjungan itu, Komisi B bersama Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang, jajaran Sekretariat DPRD, dan pengelola wisata meninjau sejumlah aspek. Mulai dari capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD), kondisi infrastruktur dan fasilitas, jumlah kunjungan wisatawan, hingga upaya meningkatkan daya tarik Selokambang.
Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Lumajang, Deddy Firmansyah, menyebut capaian PAD Selokambang hingga Agustus 2026 baru mencapai 55,42 persen dari target Rp1,9 miliar.
"Kami mendorong agar potensi wisata terus dioptimalkan melalui berbagai inovasi dan terobosan," ungkap Deddy pada Kamis, 3 September 2026.
Menurutnya, pengembangan Selokambang perlu dilakukan dengan menghadirkan berbagai inovasi yang mampu menarik lebih banyak wisatawan. Sejumlah langkah yang dapat dilakukan, di antaranya: penambahan wahana, pengembangan spot wisata baru, penyelenggaraan event, serta pembenahan fasilitas.
Komisi B menilai peningkatan fasilitas menjadi salah satu bagian penting untuk memberikan kenyamanan kepada wisatawan. Selain berdampak terhadap jumlah kunjungan, pengembangan kawasan wisata juga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan daerah.
Tidak hanya mengejar PAD, pengembangan Selokambang juga dinilai harus memberikan dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat di sekitar kawasan wisata.
Karena itu, sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, pengelola wisata, dan masyarakat dinilai menjadi kunci agar Selokambang dapat berkembang secara terencana dan berkelanjutan.
Dengan berbagai inovasi dan pembenahan yang dilakukan, Selokambang diharapkan semakin menarik bagi wisatawan sekaligus mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat dan destinasi wisata unggulan Kabupaten Lumajang.(Bernad)
Bagaimana Tanggapan Anda?
Beri reaksi singkat untuk artikel ini. Klik kembali untuk membatalkan.
