Bunda Indah Ajak Warga Tak Mudah Percaya Isu Medsos, Pemkab Lumajang Perkuat Keamanan Lingkungan
Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau Bunda Indah.
Lumajang, Satudetik.online - Pemerintah Kabupaten Lumajang memperkuat langkah pengamanan lingkungan di tengah berkembangnya berbagai informasi di media sosial terkait isu keamanan.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau Bunda Indah, meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya.
Menurut Bunda Indah, menjaga suasana daerah tetap aman dan kondusif bukan hanya tanggung jawab pemerintah maupun aparat keamanan, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.
“Kami ingin masyarakat tetap merasa aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Karena itu penguatan keamanan lingkungan terus kami lakukan bersama seluruh pihak terkait,” ujar Bunda Indah, Senin, (11 /5/2026).
Ia menjelaskan, Pemkab Lumajang bersama aparat keamanan saat ini memperkuat berbagai langkah preventif hingga tingkat lingkungan.
Sejumlah upaya dilakukan, mulai dari pengaktifan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling), penguatan peran perlindungan masyarakat (Linmas), hingga percepatan pemasangan kamera pengawas atau CCTV di wilayah dusun.
Selain itu, pemerintah daerah juga melakukan perbaikan penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik yang dinilai membutuhkan peningkatan keamanan.
Menurut Bunda Indah, keberadaan CCTV dan penerangan jalan menjadi bagian penting dalam menciptakan rasa aman sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat, terutama saat beraktivitas pada malam hari.
“Penguatan keamanan tidak hanya melalui pengawasan, tetapi juga melalui fasilitas pendukung yang membantu menciptakan lingkungan lebih aman dan nyaman bagi masyarakat,” katanya.
Di sisi lain, masyarakat juga diimbau lebih bijak dalam menyikapi arus informasi di media sosial.
Bunda Indah meminta warga tidak langsung mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang sumber dan kebenarannya belum dapat dipastikan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang, Mustaqim, mengatakan perkembangan media sosial membuat penyebaran informasi berlangsung sangat cepat dan dapat memengaruhi persepsi masyarakat dalam waktu singkat.
Karena itu, ia meminta masyarakat lebih cermat sebelum membagikan informasi kepada orang lain.
"Pemerintah memahami perhatian masyarakat terhadap situasi keamanan lingkungan. Karena itu kami mengajak masyarakat untuk lebih cermat dan bijak dalam memahami setiap informasi yang beredar di media sosial,” ujarnya.
Menurut Mustaqim, ketenangan masyarakat juga dibangun melalui sikap bijak dalam menerima informasi serta kepercayaan terhadap langkah penanganan yang dilakukan pemerintah dan aparat keamanan.
Ia menilai media sosial seharusnya dapat dimanfaatkan sebagai ruang memperkuat literasi publik, membangun optimisme, serta menyebarkan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Lumajang juga mengajak masyarakat memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sekitar melalui budaya gotong royong, komunikasi antarwarga, dan peningkatan kewaspadaan bersama.
"Menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Hal sederhana seperti saling peduli, menjaga komunikasi yang baik antarwarga, dan meningkatkan kewaspadaan lingkungan menjadi bagian penting dalam menciptakan rasa aman,” kata Mustaqim.
Melalui pendekatan kolaboratif tersebut, Pemkab Lumajang berharap masyarakat tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas, serta bersama-sama menjaga suasana daerah tetap aman, nyaman, dan kondusif.
“Lumajang adalah rumah bersama yang harus dijaga dengan sikap tenang, bijak, damai, dan penuh tanggung jawab,” ujar Bunda Indah.(har)
