• satudetik.online: cepat dan akurat • ekonomi global melonjak • teknologi baru seagma presence dirilis • timnas menang besar •

Billboard Space Iklan Premium

Posisi teratas paling strategis dengan impresi tertinggi. Tingkatkan jangkauan merek Anda di satudetik.online.

Hubungi Redaksi Kami
EkonomiLumajang

Polisi Penggerak Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Kunir Cek Lahan Warga Sukorejo

PENULIS: Bernad
EDITOR: Nibras Senna
23 Agustus 2026
1006 VIEWS
Dengarkan BeritaAudio AI

Dengarkan narasi artikel ini secara otomatis

Polisi Penggerak Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Kunir Cek Lahan Warga Sukorejo

Aipda Agus Suyono Ketika memeriksa tanaman Jagung

Lumajang, satudetik.online — Upaya mendukung ketahanan pangan terus dilakukan jajaran Polsek Kunir, Polres Lumajang. Salah satunya melalui peran Bhabinkamtibmas sebagai Polisi Penggerak Ketahanan Pangan Nasional.

Bhabinkamtibmas Polsek Kunir, Aipda Agus Suyono, turun langsung mengecek pekarangan pangan bergizi sekaligus memantau perkembangan tanaman jagung milik warga, P. Usman, di Dusun Gogosan, Desa Sukorejo, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program Asta Cita Presiden, khususnya dalam mendorong kemandirian dan ketahanan pangan di tengah masyarakat.

Kapolsek Kunir, Iptu Muljoko, S.H., mengatakan pendampingan kepada warga merupakan bentuk komitmen kepolisian untuk memastikan program ketahanan pangan dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Polri ingin kehadirannya benar-benar dirasakan masyarakat. Kami terus mendorong warga, khususnya para petani, agar dapat mengoptimalkan lahan yang dimiliki,” ujar Iptu Muljoko, Minggu (23/8/2026).

Menurutnya, pemanfaatan pekarangan dan lahan yang tersedia untuk tanaman pangan bergizi tidak hanya dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas tidak hanya melakukan pengecekan kondisi lahan dan perkembangan tanaman jagung, tetapi juga berdialog dengan warga. Dialog dilakukan untuk mengetahui perkembangan tanaman sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi warga dalam mengelola lahan pertanian.

“Sinergi dengan masyarakat akan terus kami perkuat. Harapannya, pendampingan ini dapat mendukung terwujudnya ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Bernad)

Bagaimana Tanggapan Anda?

Beri reaksi singkat untuk artikel ini. Klik kembali untuk membatalkan.

Kembali ke Indeks

Berita Terkait

Rekomendasi Redaksi

Billboard Space Iklan Premium

Posisi teratas paling strategis dengan impresi tertinggi. Tingkatkan jangkauan merek Anda di satudetik.online.

Hubungi Redaksi Kami